Menggugat Peran Pers di Era Digitalisasi

Oleh : Yudia Falentina

 

1stEvenLensaMedia – Tahun 2020 merupakan era digital yang ditandai dengan mudahnya masyarakat mengakses berita dari berbagai belahan dunia. Sehingga peran pers masih dibutuhkan hingga kini, karena selama manusia ada, maka kabutuhan pada berita akan tetap ada. Maka berada diera digital menuntut dunia pers menambah layanan digitalnya, agar informasi yang disajikan bisa dipantau secara mudah lewat teknologi Internet atau smartphone.

Meskipun dunia pers menampilkan informasinya secara digital pada masyarakat, pers harus tetap berjalan pada fungsi dan perannya. Fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan juga kontrol sosial mesti ditunaikan karena telah tertuang dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Pun, perannya sebagai penyampai informasi yang benar pada masyarakat harus dijalankan, karena masyarakat berhak mendapatkannya. Pengutipan pendapat tokoh musti tepat, akurat dan benar, pantang kiranya pers menyiarkan berita bohong atau hoax.

Pers seharusnya memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Perpanjangan lidah rakyat yang tak mampu menyampaikan aspirasi secara langsung. Pers juga sebagai pembela kaum yang lemah dan terpinggirkan. Untuk menjalankan itu semua pers harus berpatokan pada kode etiknya yakni melakukan verifikasi akan kebenaran berita yang dibuatnya. Hingga pers mampu sajikan berita berimbang dengan tidak mencampurkan opini dan fakta.

Namun, berbagai tuntutan hidup yang ada saat ini, terdapat oknum pers yang langgar kode etik tersebut. Ini jelas mencoreng dunia pers, para oknum membuat berita bohong demi mengisi kantong yang sudah bolong. Hingga masyarakat mendapatkan berita bohong, yang tentunya akan berpengaruh negatif pada kehidupan masyarakat.

Keberadaan berita bohong tersebut harus segera dihilangkan. Untuk itu dibutuhkan media yang benar-benar mengusung kebenaran. Masyarakat mesti dicerdaskan, agar mereka mampu menyaring berita yang mereka dapatkan.

Nah, lensa media New merupakan salah satu media yang mampu menyajikan berita dengan benar. Tulisan yang dimuat di lensa media tetap kekinian, disertakan solusi sesuai dengan ajaran islam. Sehingga masyarakat memperoleh solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi negeri.

Setahun yang lalu saya mengenal lensa media ini. Media ini pernah beberapa kali memuat Surat Pembaca yang saya buat. Tapi juga pernah tak menayangkan SP yang saya kirimkan. Walaupun begitu, saya mengapresiasi respon pihak redaksi, yang selalu mengabarkan tulisan yang saya kirimkan, walaupun tulisan tersebut tidak ditayangkan. Semoga pelayanan seperti ini tetap dipertahankan.

Harapan saya semoga lensamedianews senantiasa menyuarakan kebenaran, menampilkan permasalahan negeri berikut solusi yang mumpuni. Semoga lensa media News berkembang sesuai dengan motornya mencerahkan pemahaman umat dengan islam paripurna sebagai obat.

 

[LM] 

Please follow and like us: