Tantangan Pers Diera Globalisasi

Oleh: Ummu Zalfa

(Pemerhati Umat dan Publik, Konda, Sulawesi Tenggara) 

 

Pers Harus Tetap Konsisten dalam Menyampaikan Sebuah Kebenaran

1stEvenLensaMedia – Pers adalah media massa yang melaksanakan
kegiatan jurnalistik dalam bentuk tulisan, suara, dan gambar serta data dan grafik dengan menggunakan media elektronik, media cetak, dan lain – lain. Sehingga Pers memang menjadi salah satu kebutuhan hidup manusia. Mengingat fungsinya yang tertuang pada Pasal 3 UU 40/1999 tentang Pers, ditegaskan fungsi pers, yakni sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Jika melihat fungsinya, maka pers wajib menyampaikan informasi yang benar, yang mendidik, dan yang mampu memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers tidak sekadar mencari keuntungan, melainkan memiliki visi dan misi khusus untuk mencerdaskan rakyat dan membawa bangsa ini ke level yang lebih baik dan sesuai aturan syara.

Namun, nyatanya banyak peran pers saat ini telah melenceng dari fungsinya. Dimana para kapitalis telah menjadikan pers sebagai bahan untuk mendapatkan keuntungan, meracuni pemikiran umat, dan bahkan menjadi alat untuk mendukung kebijakan-kebijakan penguasa yang pro kapitalis. Pers tak lagi menjadi kontrol sosial, bahkan menyajikan berita-berita dan opini-opini yang mampu mencerdaskan umat.

Dilain sisi dari banyaknya pers yang melenceng dari fungsinya, masih ada beberapa pers yang juga berusaha menyajikan informasi sesuai kebutuhan rakyat, dan terus berupaya mencerdaskan umat. Sebagaimana media online lensamedianews.com, sebagaimana visi misinya “mencerahkan pemahaman umat dengan Islam paripurna sebagai obat”. Media tersebut berusaha mendedikasikan dirinya untuk mencerahkan pemahaman masyarakat melalui Islam, menguak kebijakan-kebijakan penguasa yang menzalimi rakyat dan lainnya melalui tulisan-tulisan tanggan para emak-emak yang geram melihat kebijakan penguasa yang kontra rakyat.

Lensamedaanews.com menurut saya merupakan media yang bisa dibilang media yang gampang-gampang susah. Jadi, tidak susah-susah amat untuk ditembus, dan tidak mudah juga ditembus. Mereka memiliki syarat-syarat khusus bagi para penulis yang ingin mengirimkan tulisannya kesana. Ya, seperti saya dulu waktu pertama nulis dan mengirimkannya kesana.

Sebagai seorang penulis pemula seperti saya, tulisan termuat itu rasanya sangat luar biasa, apalagi di sebuah media yang bisa dibilang lumayan agak susah. Seperti halnya lensamedianews.com. Awal mengirim tulisan kesana, berharap langsung dimuat, namun harapan itu pupus saat email menghampiri handphone saya.

Diemail tersebut tertuang tulisan ” Mohon maaf tulisan belum dapat kami tayangkan. Semoga berkenan. Salam, Redaksi “. Namun, itulah konsistensi media, kalau nda sesuai syarat ya nda terbit. Karena diri saya tertantang untuk menaklukannya. Beberapa hari kemudian saya kembali mengirimkan tulisan. Dan teryata, belum juga dimuat, hingga ketiga kalinya, email keberhasilan menghampiri. Rasa bahagia jelas ada, sambil cenggar cenggir sendirian. Hehehe. Melihat usaha bisa menaklukan suatu media tersebut.

Harap saya untuk memenuhi tuntutan masyarakat tentang informasi lensamedianews.com kedepannya bisa menjadi media yang luar biasa. Menyampaikan berita-berita teraktual baik di dalam negeri maupun di luar negeri, tak sekedar opini, puisi, SP dan lainnya, namun lebih dari itu. Pun mengubdate berita setiap hari. Menjadi pencerah pemahaman umat di tengah-tengah era globalisasi saat ini. Menjaga profesionalitasnya dan semoga nantinya mampu berkontribusi untuk mengembalikan kebangkitan Islam.

[LM] 

Please follow and like us: