Sistem Pendidikan Kapitalis Melahirkan Remaja Minim Akhlak

Oleh: Eliya Nuryani, S.Sos

 

LenSa MediaNews__Tawuran anak-anak sekolah semakin hari semakin meningkat di seluruh Indonesia. Hal serupa terjadi di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Baru.-baru ini belasan anak dibawah umur diamankan Polresta Pangkalpinang beserta senjata tajam yang diduga hendak digunakan dalam tawuran. Diketahui belasan anak dibawah umur yang diamakan masih berstatus pelajar yang masih duduk di bangku SMP. (Tribunnews, 13-1-2024)

 

Tawuran remaja ini menyebabkan salah satu remaja meninggal dunia. Hal itu terjadi saat GA, AT dan GI berboncengan di Simpang Metro melintasi jalan Jendral Sudirman, tiba-tiba ada yang mengejar mereka dari arah belakang menggunakan sepeda motor NMAx sembari menggacungkan golok kearah korban. Merasa dirinya dikejar membuat korban GA menghindar sehingga mengakibatkan kecelakaan dan meninggal dunia karena korban menabrak trotoar. Adapun AT mengalami patah kaki dan GL luka-luka.

 

Sistem Pendidikan Sekuler Menciptakan Remaja Minim Agama

Mirisnya kelakuan remaja saat ini tidak lepas dari sistem pendidikan saat ini yang menghilangkan nilai-nilai keagamaan di dalam pembelajaran sehingga remaja saat ini minus akhlak. Kurikulum pendidikan hari ini dibuat hanya untuk memenuhi capaian akademis semata tanpa komitmen untuk membentuk kepribadian siswa yang beriman dan bertakwa. Kualitas lulusan sekolah hanya diukur dari seberapa besar kemampuan mereka dalan serapan dunia kerja. Jauhnya remaja dari nilai-nilai agama membuat mereka mudah depresi dan melakukan kenakalan serta tindakan yang semakin meresahkan masyarakat seperti tawuran, pegaulan bebas, hingga terjerat narkotika.

 

Sistem Pendidikan Islam dalam Mencetak generasi

Sistem pendidikan dalam Islam wajib berlandaskan akidah Islam, mata pelajaran dan metodelogi pelajaran disusun tanpa adanya penyimpangan dari asas tersebut. Pendidikan dalam Islam adalah sebuah proses mengubah manusia dengan pengetahuan agar mereka menjadi orang-orang yang memiliki pola pikir dan pola sikap Islami.

 

Islam memandang bahwa pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mencetak generasi. Sistem pendidikan di dalam Islam memiliki arah yang jelas yaitu mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kepribadian Islam akan tetapi juga menguasai ilmu, sains dan teknologi yang bisa digunakan untuk kemaslahatan umat. Islam juga memiliki mekanisme yang jelas untuk mewujudkan arah pendidikan tersebut di antaranya :

Sistem pendidikan Islam mengharuskan adanya penerapan Islam secara kaffah dalam setiap bidang kehidupan. Hal ini dikarenakan setiap aspek kehidupan saling berkaitan dan tidak bisa berdiri sendiri. Oleh sebab itu sistem pendidikan di dalam Islam akan menyatukan dan menyelaraskan antara kepentingan dunia dan juga akhirat
Negara akan memberikan kemudahan kepada rakyatnya untuk memperoleh pendidikan secara gratis dengan tidak memandang kaya atau miskin. Hal ini karena di samping, menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap muslim, pendidikan adalah kebutuhan mendasar bagi rakyat sehingga negara berkewajiban untuk memberikan fasilitas terbaik untuk seluruh rakyatnya.
Kurikulim pendidikan Islam dibangun berdasarkan asas akidah Islam yaitu pembelajaran dilakukan dengan proses membekas dan mampu memberikan pengaruh kepada peserta didik
Sistem pendidikan di dalam Islam tidak hanya memberikan pengetahuan yang mampu membentuk kecerdasan intelektual yaitu sains dan teknologi semata, akan tetapi juga membentuk kepribadian siswa untuk menjadi generasi yang salih.

 

Akhir kalam, sudah saatnya kita kembali untuk menerapkan Islam secara menyeluruh dalam setiap sendi kehidupan kita. Sebab, hanya petunjuk Allah-lah yang mampu menuntun manusia menjadi insan yang taat dan mendapatan keberkahan.

 

Please follow and like us:

Tentang Penulis