SOS” Generasi Muda Bangsa

Keadaan generasi muda saat ini tak secermerlang seharusnya. Kemunduran moral terus diperlihatkan setiap harinya. Baru-baru ini beberapa remaja terciduk melakukan pesta dan perbuatan amoral. Begitu juga kriminalitas lainnya yang juga banyak melibatkan remaja baik sebagai pelaku maupun korbannya.

Tentu hal ini merupakan potret buram bagi kondisi remaja sebagai generasi penerus bangsa, juga bentuk kegagalan negara dalam melindungi generasinya. Kemajuan teknologi dan serangan masif dari kebudayaan luar yang tidak sesuai dengan norma melalui media membuat mereka semakin jauh dari nilai-nilai agama dan adab yang baik. Sudah seharusnya ini menjadi koreksi bagi orang tua dan berbagai pihak terutama pemerintah.

Akan tetapi, faktanya banyak dari kebijakan pendidikan saat ini justru tidak memberikan solusi dari permasalahan yang terjadi, terlebih di masa pandemi ini pendidikan lebih diorientasikan pada era teknologi digital 4.0. Tidak dibarengi dengan kualitas mental dan moral yang baik bagi generasi.

Sehingga dampaknya bisa kita lihat saat ini, dimana banyak dari generasi kita memiliki kecerdasan intelektual tanpa diimbangi dengan mental yang kuat, malah cenderung menjadi generasi yang mudah baper dan putus asa. Ketika mereka dihadapkan pada permasalahan, mereka tidak tahu cara menyelesaikannya. Kemudian dengan mudah melakukan tindakan seperti bunuh diri atau melakukan tindakan kriminal.

Jika hal itu terus terjadi, maka dipastikan bahwa kedepannya bangsa ini akan mengalami krisis generasi yang bermutu. Di sisi lain bangsa ini akan semakin sulit bersaing dengan negara lain dalam hal kemajuan peradaban. Berkaca dari sejarah bahwa peradaban gemilang hanya dihasilkan dengan sistem pendidikan yang baik.

Sistem kapitalis saat ini hanya membawa kehancuran bagi generasi, kalaupun kemajuan saatnya pesat, tapi semu dan sementara. Sehingga darurat untuk segera melakukan perubahan pada sistem pendidikan kita guna menyelamatkan anak bangsa.

Rien Ariyanti, SP
(Ibu rumah tangga, Kulonprogo) 

 

[hw/LM]

Please follow and like us:

Tentang Penulis