Pandemi Belum Berhenti, Islam Hadir sebagai Solusi

Sudah hampir enam bulan lamanya pandemic Covid-19 masih bergulir, meski sudah di berlakukan new normal justru korban malah semakin bertambah. Pandemi ini juga telah menyebabkan berbagai negara di dunia termasuk Indonesia mengalami krisis ekonomi pada tahun ini.

Ketidakpastian mengenai kapan berakhirnya pandemi ini dikhawatirkan akan membuat perekonomian semakin jatuh. Pemerintah yang diharapkan serius melindungi warganya dari ancaman virus corona justru terkesan lamban dan abai dalam menangani virus pandemi ini.

Terbukti sudah hampir enam bulan pandemic Covid-19 masih belum berakhir, alih-alih untuk menyelamatkan warga dengan memberlakukan new normal justru ini hanya untuk menyelamatkan perekonomian yang hampir terpuruk pada segelintir orang-orang yang berkuasa di negeri ini.

Jelas semakin nampak bahwa dalam sistem kapitalis khususnya di bidang ekonomi dan kesehatan yang berjalan di berbagai negara telah gagal dalam mengatasi masalah pandemi ini. Jika dalam Islam, kesehatan dan keamanan disejajarkan dengan kebutuhan pangan.

Ini menunjukan bahwa kesehatan dan keamanan statusnya sama sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Sebagai muslim kita harus waspada dan optimis. Waspada, bahwa virus corona ini bisa juga menyebar ke negeri-negeri muslim yang lambat mengantisipasi.

Namun juga optimis bahwa untuk setiap penyakit, Allah pasti juga menurunkan obatnya. Maka jika Islam dijadikan sebagai aturan kehidupan sudah bisa dipastikan akan mensejahterakan umat, baik untuk muslim maupun non muslim, karena aturannya langsung dari Sang Pencipta kita, Allah SWT.

 

Lilieh Solihah

 

[hw/LM]