Risalah Akhir Tahun (RATU) 2023: The Guardians of The Earth

Oleh: Siska Juliana

 

LenSa MediaNews__Pada pagi hari, Ahad, 31 Desember 2023, Komunitas Smart With Islam mengadakan kajian Risalah Akhir Tahun dengan tema “The Guardians of The Earth”. Acara yang dilaksanakan di Masjid Ar-Rahmah, Mengger, Kota Bandung, Jawa Barat ini dihadiri oleh puluhan pelajar dan mahasiswa.

 

Kajian diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kemudian ada tayangan video yang menampilkan kerusakan lingkungan dan perampasan lahan. Selanjutnya, penampilan stand up dakwah yang semakin menyemarakkan acara kajian. Sebelum pemaparan materi, para peserta diajak untuk bermain games. Untuk melatih fokus dan menambah semangat saat mendengarkan materi.

 

Acara selanjutnya adalah orasi yang disampaikan oleh Teh Wilda. Orasi tersebut berisi mengenai perampasan lahan oleh penguasa yang bekerja sama dengan oligarki. Hal itu menyebabkan ketimpangan agraria dan kemiskinan struktural yang akut. Oleh karena itu, sebagai generasi muda harus memiliki peran untuk menyelamatkan bumi dan membuang sistem kapitalisme sekuler. Kemudian diganti dengan sistem Islam.

 

Setelah orasi selesai, ada penampilan monolog dari Teh Nabila. Teh Nabila menjelaskan kerusakan bumi yang sangat parah. Bumi bukan lagi mengalami global warming, tapi sudah global boiling. Ini terjadi karena kebijakan-kebijakan yang pro pada oligarki.

 

Sehingga mereka leluasa untuk mengeskploitasi kekayaan alam kita. Akhirnya, kita yang menjadi korban dari kerakusan oligarki. Jadi, sudah jelas pembangunan kapitalisme adalah malapetaka bagi kita dan generasi selanjutnya.

 

Acara dilanjutkan oleh pemateri kedua yaitu Teh Penti. Beliau memaparkan fakta kerusakan lingkungan yang terjadi. Hakikatnya, penciptaan bumi adalah untuk kemaslahatan manusia. Tetapi, tangan manusia sendiri yang telah merusaknya.

 

Teh Penti juga menjelaskan perbedaan antara sistem kapitalisme dan sistem Islam. Sehingga kita menyadari bahwa sistem Islamlah yang dapat menjadi solusi hakiki untuk melindungi ruang hidup generasi.

 

Pemaparan materi yang ketiga dibawakan oleh Teh Nurul. Beliau mengungkapkan jika perubahan itu pasti terjadi dan membutuhkan ikhtiar. Maka, perubahan yang dapat menyelesaikan seluruh problematika umat adalah dengan menerapkan Islam secara kaffah di bawah naungan Khilafah. Dengan demikian, sebagai generasi muda kita harus meneladani perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabat.

 

Setelah pemaparan materi selesai, ada sesi tanya jawab. Para peserta antusias untuk bertanya. Mereka bertanya mengenai aturan lahan hijau dalam Islam dan langkah yang harus dilakukan oleh generasi muda untuk berperan dalam perubahan.

 

Peserta juga menyampaikan komentarnya mengenai acara dan materi yang disampaikan. Salah satu peserta mengatakan bahwa lingkungan yang rusak dan bencana alam yang terjadi akibat ulah manusia sendiri. Kita harus meyakini bahwa Islam adalah solusi dan kita harus ikut berjuang mengembalikan kehidupan Islam.

 

Untuk menambah semangat peserta dalam menjaga lingkungan dan mewujudkan perubahan hakiki, kami melakukan komitmen bersama yang berisi menolak kebijakan oligarki dalam kapitalisme. Menyatakan bahwa Islam adalah solusi hakiki dan perisai bagi generasi muda. Serta generasi muda siap berjuang untuk penerapan sistem politik Islam.

 

Selain itu, ada juga pembagian angket untuk mengetahui respon peserta mengenai acara yang diselenggarakan. Lalu, ada pembagian doorprize bagi peserta yang sudah bertanya dan yang menyampaikan testimoni. Akhirnya, tiba di penghujung acara. Acara ditutup dengan berdoa, foto bersama, dan bermusafahah.

Please follow and like us:

Tentang Penulis