Judi Online Pada Anak Kian Merajalela

Lensa Media News–Sampai hari ini, judi online terus menjamur dan belum ada sanksi tegas kepada perusahaan yang terus merayu masyarakat untuk menjual aplikasinya. Bahkan kalangan remaja kini sudah mulai banyak yang ikut main judi online tersebut.

 

Bahkan sejumlah anak SD di diagnosis kecanduan judi online dari live streaming. Para streamer game secara terang – terangan mempromosikan situs judi slot. Akibatnya, anak-anak tersebut lebih boros, tidak bisa tidur dan makan, menyendiri juga belajar terganggu, uang saku pemberian orangtua mereka gunakan untuk berjudi.

 

Jika uang habis karena kalah judi, mereka jadi tak terkendali. Pengamat keamanan Cyber, Pratama Persadha mengatakan, pemerintah mesti serius dalam persoalan ini karena target judi online bukan lagi dewasa tapi generasi muda. Jika dibiarkan masa depan mereka akan hancur.

 

Beginilah figur lain hidup di zaman kapitalisme, yang mana mereka mencari mangsa kepada siapapun demi menghasilkan cuan meski harus merusak generasi bangsa. Seorang psikolog anak mengatakan aktivitas judi memiliki sifat penasaran terutama pada anak dan remaja, karena mereka memiliki rasa ingin tau sangat besar dan tidak bisa mengendalikan diri.

 

Pemerintah hanya mengatakan kerugian dari sisi materi saja namun tidak ada tindakan secara permanen untuk mengatasinya.

 

Dalam sistem kapitalisme, industri dan teknologi merusak manusia terus dibiarkan berkembang, maka dari itu satu-satunya untuk menyelamatkan generasi dari kerusakan akibat judi online tersebut adalah tegaknya syariat Islam yang dapat membina generasi dengan pemikiran Islam. Nurul Azizah. [ LM/Emma/ry].

Please follow and like us:

Tentang Penulis