Harga cabai di petani yang turun drastis setelah lebih dari 27 ribu ton cabai impor masuk ke dalam negeri menjadi keprihatinan tersendiri di tengah pandemi. Untuk kesekian kali, para petani terpaksa gigit jari karena harga jual komoditi tak sesuai yang diinginkan.

Dalam hal ini, lagi-lagi kebijakan pemerintah perlu kita soroti. Mengapa impor cabai dalam jumlah begitu besar saat petani di negeri sendiri akan panen sebentar lagi. Lalu bagaimana kedaulatan pangan yang dicanangkan akan bisa terlaksana apabila pemerintah sendiri tak pernah serius dalam mendukung para petani.

Pemerintah hakekatnya adalah pihak yang diberi amanah baik oleh Allah Swt. untuk menjadi pengurus rakyat. Maka sudah sepantasnya jika setiap kebijakan yang diambil haruslah bermanfaat dan mensejahterakan rakyat, bukan sebaliknya. Karena dengan mengambil kebijakan yang merugikan atau zalim terhadap rakyat berarti pemerintah telah menyalahi amanah yang diembannya. Oleh karena itu, pemerintah harus tegas dalam menentukan sikap serta kebijakan. Memulai langkah nyata mewujudkan pangan mandiri dengan membatasi impor serta bersungguh-sungguh mendukung petani dalam negeri. Jangan sampai, rakyat lagi-lagi menjadi korban akibat salah mengambil kebijakan.

Wallahu a’lam bisshawaab

Permani Mika,

(Yogyakarta) 

[hw/LM]

Please follow and like us:

Tentang Penulis