Oleh: Shafayasmin Salsabila

 

Semalam tak kuasa mata kututup padam

Terbayang rakyatku meronta karena lapar

Entah adakah di luaran wanita berduka akibat aniaya

Atau anak kecil dalam bekunya dingin, tersiksa

 

Pagi ini hatiku pun tak bisa lena

Segunung tanggung jawab beratnya menekan pundak

Kulangkahkan kaki berkeliling tanpa penjaga

Biar dengan kedua bola mataku

Kutatap langsung selaksa peristiwa

 

Hatiku singgah

Setelah baiat umat

Legitimasi atas kuasa dan segala kebijakan kelak

Ah, andai setiap yang bernyawa tahu

Gemetar seluruh sel-sel dalam tubuhku

 

Amanah ini bukan samudera permata

Bukan alat untukku gapai digdaya

Meski posisi di atas

Sejatinya perasaanku terjun bebas

 

Aku bersama jelata

Aku bersama keadilan

Aku bersama air mata

Aku bersama setiap luka

 

Karena hatiku telah singgah

Di sisi Pemilik Jiwaku, kutersungkur mengiba

Karena hatiku sungguh telah singgah

Akan kubela setiap warga negara

Hanya dengan Islam, ‘kan kuubah warna dunia

 

Demi hatiku yang telah singgah

Menetapku selamanya

Dalam kalam semesta

 

 

Kota Mangga, 28/9/2020, 08:15

 

[SN/LM]

 

Please follow and like us:

Tentang Penulis