Berorientasi Industri, Pendidikan Negeri Minus Visi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan “Perjodohan Massal” antara pihak Kampus dan Industri dilakukan hingga tahap rekrutmen mahasiswa di perusahaan, terkait peluang usaha. Pemerintah memiliki sejumlah peran yakni sebagai pendukung, regulator, dan katalis. Meski demikian, pemerintah tidak bisa memaksa pihak kampus dan industri untuk saling bermitra lewat regulasi, melainkan dengan berbagai macam insentif untuk berinvestasi di bidang pendidikan, misalnya lewat penelitian. (04/07).

Jauh sebelum “Perjodohan Massal” antara pihak kampus dan industri dimulai, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah melakukan inisiatif kerjasama lebih dulu dengan dunia industri dan dunia kerja karena mereka memang memiliki kompetensi spesialis kejuruan yang dibutuhkan oleh dunia industri dan dunia kerja.

Pemerintah semakin mengokohkan peran Institusi Pendidikan sebagai pencetak tenaga kerja bagi industri yang bermental buruh atau pekerja bukan bermental wirausaha yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Pendidikan Negeri ini berorientasi pada industri, yang mengharuskan output peserta didik memperoleh pekerjaan untuk memakmurkan diri, perusahaan dan negara. Apalagi dengan tuntutan perekenomian yang semakin berat di setiap tahunnya.

Pendidikan semestinya bervisi membangun kepribadian utuh manusia yang beradab, bermoral dan berakhlak baik sebagai hamba Allah khalifah fil ardhi. Dalam pandangan Islam, manusia bukan saja terdiri dari komponen fisik dan materi, namun terdiri juga dari spiritual dan jiwa.

Tujuan pendidikan menurut Islam adalah mencari rida Allah SWT yang membawa peserta didik menjadi individu-individu yang berkarakter, ber- atitude baik dan keberadaannya bermanfaat bagi orang lain yang berada disekitarnya. Individu-individu yang bukan materialistik hanya memikirkan dunia saja namun juga memikirkan kebahagiaan di dunia akhirat dengan berupaya menyiapkan diri untuk bertemu dengan Sang Penciptan-Nya.

 

irfinamurresto2012@gmail.com

 

[hw/LM]

Please follow and like us:

Tentang Penulis