LenSaMediaNews–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 400 ribu amplop yang berisi uang pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu, dengan total sekitar Rp 8 miliar. Uang itu diduga akan dibagikan secara acak oleh anggota komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso sebagai serangan fajar jelang Pemilu 2019.

Sangat disayangkan, calon pemimpin saat ini cenderung haus akan kekuasaan. Mereka menggunakan cara-cara yang tidak sehat agar bisa mendapatkan jabatan yang diinginkan, termasuk suap berbalut serangan fajar.

Semua ini terjadi tidak lepas karena sistem demokrasi yang berasaskan sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan). Hilangnya kontrol agama dalam kehidupan menjadikan orang cenderung melakukan apa saja untuk mencapai keinginannya.

Berbeda, dengan aturan Islam, dimana kepemimpinan merupakan sebuah tanggung jawab yang sangat berat. Sebab, suatu saat akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt. Ada rasa khawatir jika tidak mampu mengemban amanah yang diterima. Kendati sudah menjabat, akan selalu berhati-hati dalam berbuat, karena ada Allah yang Maha Melihat.

Hamsiah

Konda, Sulawesi Tenggara

[Fa]

Please follow and like us:

Tentang Penulis