“Crosshijaber”Sebuah Tren Baru Yang “Keblinger”

Oleh: Henyk Ummu Aisy

 

LensaMediaNews – Dunia hijaber merasa risih. Ketakutan mulai merasuki setiap tempat khusus bagi wanita. Pasalnya publik dihebohkan dengan tren crosshijaber. Apa itu? Sebuah perilaku yang ditunjukkan oleh para lelaki, mereka berpakaian ala muslimah taat. Pakai jilbab, kerudung, cadar.

Mereka datang ke tempat khusus wanita di masjid, di kamar mandi, tempat wudu dan lain-lain. Mereka ada yang membawa kamera, berfoto, bahkan mengabadikan moment di ruang khusus wanita. Mereka mengaku senang melakukan ini. Ada kepuasan.

Mendengar dan membaca kisah mereka, saya teringat ayam jago di rumah. Setiap pagi si ayam selalu berkokok. Sebagai penanda fajar menjelang. Tak hanya itu, si jago juga berkokok untuk ayam betina. Memperlihatkan kejantanan mereka. Sebagai penanda si jago minta kawin.

Nah, yang ayam saja ingin memperlihatkan kejantanannya. Ia ingin terlihat jantan di mata para betina. Namun, tingkah manusia sungguh aneh. Mereka justru ingin menyerupai wanita. Bahkan rela memakai burkoh dan cadar demi meraih kepuasan tersendiri.

 

Manusia Tak Berakal

Saya jadi bertanya, apakah dunia sudah terlalu tua? hingga ada lelaki yang lebih senang dibilang cantik dan feminin dari pada dibilang macho? sudah tak masuk akal. Terus harus dibilang orang apa ya yang seperti ini?

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”(Q.S. Al Araf : 179).

Alquran menyampaikan di akhir ayat itu, bahwa orang-orang yang tidak memakai akalnya bagaikan binatang ternak atau lebih sesat lagi. Tahulah ya apa itu binatang ternak? kerjaannya hanya tidur, makan, kawin tanpa ijab qobul. Nah makhluk yang bernama crosshijaber ini cocoknya yang mana?

Di mana pun tempatnya, yang jelas mereka adalah kaum lelaki yang menyerupai wanita. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma, dia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” [HR. Al-Bukhâri, no. 5885; Abu Dawud, no. 4097; Tirmidzi, no. 2991]

 

Tak Patut Bersenda Gurau dengan Agama

Jika niat mereka hanya bersenda gurau, syariat Islam bukanlah tempat yang pantas untuk dibuat main-main. Islam adalah agama yang sempurna. Diturunkan Allah bagi segenap manusia, sehingga tak boleh kita mempermainkannya. Sama saja dengan kita bermain-main dengan Allah. Sudah siapkah mendapatkan azab dari Allah Sang Maha Pengatur?

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Mengapa kepada Allah,dan ayat-ayat-Nya serta Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?.” (QS. At-Taubah: 65)

 

Kelainan Kejiwaan

Bukan menjadi rahasia lagi, dengan perkembangan teknologi, maraknya virus eksistensi diri menyerupai lawan jenis membuat kepribadian orang berubah. Tak hanya itu lingkungan yang tak kondusif ikut mempengaruhi kebiasaan seseorang.

Tanpa disadari tabiat naluri mereka telah bergeser. Pemikiran kebebasan telah membuat mereka berfikir konyol. Badan laki-laki tapi jiwa perempuan, itulah yang mereka rasakan. Walhasil, pemikiran mereka termindset bahwa mereka adalah perempuan. Membuat mereka memakai baju ala wanita. Dan puas ketika melakukannya.

 

Senantiasa Berhati-hati

Dengan kejadian ini, orang banyak jadi parno. Harus hati-hati kalau ke tempat umum. Walaupun demikian, kita juga tak boleh langsung sinis dengan akhwat bercadar. Namun, sebagai bentuk kehati-hatian kita cukup bertegur sapa seperlunya. Apalagi sama orang yang baru dikenal.

Wallahu a’lambishowab.

[LS/Ry] 

Please follow and like us:

Tentang Penulis