Tahukah Kamu, Apa itu Pick Me Girl?

Oleh: Silah WD

Besties, pernah dengar gak sih di media sosial tentang pick me girl? Berseliweran netizen 62 membahas cewek pick me di media sosial. Pick me girl biasanya melakukan sindiran yang mempermalukan wanita lain untuk bertujuan agar wanita lain itu direndahkan. Sementara dirinya akan dipandang lebih baik karena itu.

Sebagai contoh, wanita suka hal-hal yang berbau riasan dan mengikuti apa yang sedang tren maka seorang pick me girl justru akan melakukan sebaliknya. Berikut adalah kalimat-kalimat yang sering terlontar dari mereka, “Ribet banget sih lo ya ampun kayak gue dong sat set langsung kelar ga penuh dempulan.” Misalnya lagi, “Kalau gue sih milih di rumah baca buku, ga kayak cewek-cewek lain yang suka jalan ke mall gitu.”

Begitulah kira-kira komentar-komentar pick me girl yang khas dari mereka. Ya, karena mereka sebenarnya butuh pengakuan dari seseorang, terutama lawan jenis agar mereka terlihat spesial di lingkungannya. Contoh para wanita yang haus akan validasi ini semakin banyak bermunculan.

Fenomena ini berbahaya banget karena menjadikan seorang perempuan melakukan berbagai macam cara agar mereka terlihat istimewa. Gak peduli lagi apakah yang dilakukannya halal atau haram. Mereka juga akan mudah kecewa bahkan depresi hanya gara-gara tertolaknya mereka di circle yang mereka inginkan.

Lebih parahnya lagi, mereka akhirnya menuhankan pengakuan manusia ketimbang Rabb yang telah menciptakan mereka, na’udzubillah. Makanya gak heran kan kalau mereka akan menghalalkan segala cara demi mendapatkan pengakuan dari orang lain. Ini berbahaya sekali karena bisa merusak akidah.

Bukankah kita hanya boleh menyembah Allah Yang Maha Esa dan meniatkan seluruh aktivitas kita untuk-Nya saja? Bagaimana bisa di satu sisi sebagai muslim kita menyembah Allah dengan salat misalnya, tapi di sisi lain kita justru bermaksiat dengan melakukan segala sesuatu hanya demi manusia?

Ini semua memang terjadi karena kita jauh dari peran sistem yang benar. Di kehidupan kita hari ini tengah diterapkan sistem sekuler kapitalisme. Sistem yang kemudian melahirkan paham bebas melakukan apapun “selama kamu bahagia”, gak peduli salah atau benar. Dari sini akhirnya lahir manusia-manusia yang mengagungkan kebebasan. Mereka mengedepankan nafsu hingga menghalalkan segala cara demi menuruti ego.

Sehingga gak heran banyak bermunculan fenomena pick me girl karena mereka sejatinya hanya memburu kebahagiaan ketika mendapatkan pujian dan validasi dari manusia. Dan sedihnya itu jadi salah satu standar kebahagian mereka. Mereka sering kali melupakan jati diri seorang muslimah. Astaghfirullah.

Kapitalisme jelas membentuk manusia  menjadi salah kaprah dalam memahami persoalan standar bahagia. Bahkan manusia dinilai tinggi sering kali karena berdasarkan penilaian manusia. Dikarenakan standar aturan kehidupan pun dibuat oleh manusia bukan Allah Ta’ala. Agama hanya diambil dari segi ibadah ritual, misalnya sekedar salat, zakat, puasa, dan haji. Sedangkan sistem kapitalisme ini memang menjauhkan agama dari kehidupan. Wajar jika kemudian menghasilkan manusia sekuler.

Islam Standar Hakiki
Sesungguhnya di dalam Islam, tolok ukur derajat manusia di hadapan Allah itu hanya berdasarkan ketakwaan. Hal ini telah termaktub dalam Al-Qur’an yang artinya, “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” (QS. Al Hujurat: 13)

Kunci dari terbentuknya ketakwaan paripurna adalah membuang sistem Kapitalisme yang jelas merugikan umat dan menegakkan negara Khilafah. Khilafah akan menerapkan sistem pendidikan berdasarkan akidah Islam dengan menghasilkan pola sikap dan pikir yang benar sesuai dengan Islam. Sehingga manusia dapat membedakan halal-haram.

Dari sini umat paham dan sadar bahwa ketaatan pada Allah adalah hal utama dalam hidup sehingga mereka akan berlomba-lomba menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Mereka gak sibuk atau haus pujian manusia lagi. Mereka justru berupaya fokus hanya untuk memperbaiki diri agar semakin dekat kepada Allah SWT.

Istilah pick me girl gak akan ada, karena para wanita akan malu jika mereka melakukannya. Mereka paham setiap perbuatan akan ada pertanggungjawaban yaitu di hari penghisaban. Maka dari itu, pentingnya kita sebagai muslim harus senantiasa belajar agama. Karena itu merupakan kewajiban bagi setiap muslim agar kokoh berpegang pada Islam.

Terlebih lagi agar kita gak mudah terperosok dalam kemaksiatan. Kita juga wajib berupaya untuk beramar makruf nahi mungkar agar masyarakat tercerahkan dengan kondisi kehidupan kita hari ini. Karena ini sangat berdampak langsung pada masyarakat.  Dengan izin Allah, semoga mereka pun ikut menjadi bagian dari pelaku amar makruf nahi mungkar sesuai yang dicontohkan oleh nabi Muhammad saw., karena itu bagian dari thariqah yang merupakan hukum syara. Dengan begitu insyaallah tegaklah Khilafah yang akan memberikan kebahagiaan hakiki pada seluruh penduduk bumi. Aamiin.
[LM/Ah]
Please follow and like us:

Tentang Penulis