Lensa Media News, Surat Pembaca- Kembali, pelecehan terhadap Al-Qur’an dilakukan oleh politisi, di Kedutaan Turki, Swedia, Stockholm. Politisi tersebut melakukan aksinya dengan didukung oleh pihak keamanan setempat. Tidak ada reaksi keras untuk menghadang tindakan tersebut.

Sekalipun banyak reaksi keras dari berbagai negara-negara muslim, tetapi tidak menjadikan aksi semacam ini akan berakhir. Jika tidak ada tindakan keras sebagaimana dulunya Khalifah Sultan Abdul Hamid, beliau marah besar dengan kelakuan pemerintah Perancis yang ingin melakukan pertunjukan teater yang menampilkan tokoh utama Nabi Muhammad Saw..

Pelecehan terhadap agama tidak akan pernah berakhir dan akan terus dilakukan jika tidak ada tindakan tegas dan keras terhadap pelaku dan memberikan efek jera bagi yang lain. Hanya institusi Islam saja yang mampu melakukannya.

Rini Heliyani

[LM, Hw]

Please follow and like us:

Tentang Penulis