Bebaskan Muslim Masafer Yatta

Lensa Media News-Penderitaan muslim di Palestina hingga saat ini tak pernah berhenti. Tak terkecuali di area Masafer Yatta, di kota Yatta, 12 kilometer tenggara dari Hebron, di atas lahan seluas 32 kilometer persegi. Area ini berdasarkan Perjanjian Oslo, diklasifikasikan sebagai wilayah zona “C” (secara administrasi dan keamanan berada di bawah kontrol penjajah Israel).

Perjanjian Oslo sendiri adalah bagian dari pengkhianatan dari kepemimpinan PLO (Organisasi Pembebasan Palestina). Mengapa? Karena dalam perjanjian tersebut, PLO setuju untuk secara resmi mengakui negara Israel. Dengan kata lain PLO telah menyerahkan tanah milik umat Islam kepada sang penjajah Israel.

Sejak saat itu kaum muslimin di Masafer Yatta, Palestina mengalami penderitaan tanpa henti hingga saat ini. Mereka dipukuli, ditembak dengan peluru tajam, diserang dengan gas, dan ditangkapi. Tanah dan harta benda mereka disita dan dimusnahkan, belum lagi mereka harus hidup di dalam kecemasan, ketakutan, dan ketidakamanan. Namun mereka tetap bertahan demi mempertahankan tanah milik umat Islam.

Bukankah fakta ini seharusnya cukup membuat tentara umat Islam yang setia dan ikhlas untuk bangkit dan bergerak membebaskan saudara mereka yang terbelenggu penjajahan? Bukankah Allah SWT berfirman:
“…jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan….” (QS Al-Anfal: 72).

Agu Dian Sofiyani

[LM, Hw]

Please follow and like us:

Tentang Penulis