Testimoni Tokoh, Risalah Akhir Tahun (RATU) 2020

 

Ibu Hj. Irene Handono (Pakar Kristologi)

 

Negara yang menganut demokrasi yang mengatakan demokrasi menjanjikan dan seolah-olah tidak ada sistem lain selain demokrasi, ini arogansi. Hamba lebih pintar dan lebih suci dari sang Khalik sehingga ayat suci layak diganti, sombong sekali.

 

Mereka bilang ”Diam itu emas”. Sehingga banyak kemaksiatan, banyak kezaliman. Karena diamnya orang-orang baik, rusaklah negara. Kita seorang hamba jangan menjadi layaknya seperti tuhan. Semoga hari esok lebih baik dari sebelumnya.

 

 

Ibu Hj. Dra. Qomariyah (Pembina 60 Majelis Ta’lim)

 

Demokrasi itu buatan manusia dan ada rekayasa global setelah jatuhnya Turki Ustmani ke tangan Yahudi dan Nasrani. Menginginkan negara-negara Islam menjadi jajahan mereka dan berupaya mengambil potensi alam untuk mereka. Melakukan ghazwul fikri untuk meredam umat Islam yang ingin ber-Islam kafah.

 

Bagaimanapun kita adalah muslim yang memiliki tatanan dari Allah bukan dari manusia. Kalau mereka, penganut demokrasi membuat hukum dan undang-undang, pasti akan menguntungkan mereka.

 

Dakwah kita harus betul-betul tersebar ke seluruh masyarakat supaya masyarakat mengenal Islam kafah itu seperti apa. Menyekolahkan anak di sekolah Islam saja tak cukup jika kita tidak menerapkan Islam kafah. Sebagaimana yang telah diterapkan Rasulullah SAW di Madinah.

 

Ibu Dr. Ir. Pigoselpi Rokhmin Dahuri, MSi (Tokoh Masyarakat)

 

Demokrasi itu suara masyarakat terbanyak. Padahal belum tentu benar. Kalau kita mau belajar dari sejarah, kemunduran umat Islam terjadi karena umat meninggalkan syariah Islam. Demokrasi sudah mati. Misal, kita bisa melihat kemiskinan dunia meningkat, kesenjangan sosial melebar. Permasalahan kenapa bangsa kita carut-marut begini, karena umatnya meninggalkan ajaran Islam, karena umat meninggalkan hukum Islam.

 

Berarti sekarang saatnya kita menegakkan Khilafah Islamiyah yang dibuat Allah sang pencipta manusia. Sedangkan demokrasi buatan manusia yang bisa berubah-ubah sesuai keinginan manusia. Sementara Khilafah Islam, adil dan merata. Sehingga satu-satunya jalan untuk menyejahterakan umat, tegakkan Syariah Islam secara kafah dalam bentuk Daulah Khilafah. Sudah ada contohnya ketika Syariah Islam ditegakkan. Jika kita mengikuti sejarah, ya contohlah Khilafah.

Please follow and like us: