Menata Peran Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan Bangsa

Aksi demo yang dilakukan mahasiswa di berbagai wilayah, menolak Omnibus Law Cipta Kerja menuai respon dari berbagai pihak. Bagi kalangan pengusaha, tentu mereka sangat menyesalkan aksi para mahasiswa tersebut. Sebagaimana diungkap Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, bahwa seharusnya mahasiswa tidak menolak UU ‘Sapu Jagat’ ini. Karena, menurut Shinta UU tersebut justru dibuat untuk menciptakan lapangan kerja yang manfaatnya akan dirasakan juga oleh para mahasiswa jika mereka sudah lulus.

Setali tiga uang dengan para pengusaha, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, juga mengimbau agar mahasiswa tidak ikut dalam aksi demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja tersebut. Pemerintah pun menuding bahwa demo mahasiswa disponsori pihak-pihak tertentu (detik.com, 8/10).

Respon dari berbagai pihak tersebut menunjukkan bagaimana pandangan mereka terhadap keberadaan mahasiswa. Mahasiswa dipandang seolah hanyalah sekelompok orang yang mudah disetir, tidak memiliki independensi dalam menyuarakan gagasan. Selain itu, para mahasiswa hanya dianggap tak ubahnya sebagai pencari kerja semata. Sehingga mereka pun kehilangan potensinya sebagai agen perubahan.

Dalam sistem kapitalis-sekular, mahasiswa hanya didorong untuk meraih prestasi atau nilai akademik yang bagus agar mampu bersaing dalam dunia kerja. Maka, tak heran jika para mahasiswa ini lebih fokus memikirkan kemaslahatan pribadinya yang bersifat materi dari pada memikirkan persoalan-persoalan umat dan penyebab utamanya secara mendasar.

Generasi muda sejatinya adalah aset bangsa yang sangat berharga. Mereka adalah calon pemimpin di masa depan. Maka, negara seharusnya menata peran mereka agar menjadi pelaku utama perubahan bangsa ke arah yang lebih baik melalui kampus-kampus pendidikan yang ada. Yaitu dengan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan ketaatannya agar mampu tampil sebagai pemimpin yang tangguh dan adil.

 

Ana Mujianah,
Jakarta Timur

 

[hw/LM]

Please follow and like us:

Tentang Penulis